Home » » Menengok Terowongan Ijo - Gombong

Menengok Terowongan Ijo - Gombong

Posted by Serba Serbi on 25/03/14



Terowongan Ijo salah satu terowongan kereta Api yang sangat terkenal di Indonesia. Keberadaanya yang bersanding dengan Stasiun Ijo di sebelah baratnya, terowongan ini sangat terkenal karena selain usainya yang sudah mencapai usia seabad lebih, juga merupakan salah satu terowongan terpanjang di Indonesia.

Secara administratif, Terowongan dan Stasiun ini berada di Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen.

Terowongan ini juga pernah dipergunakan untuk setting tempat pengambilan film Kereta Api Terakhir yang bercerita tentang sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Apabila anda ingin melacak keberadaan terowongan ini sangatlah mudah karena keberadaan terowongan ini masih berdiri kokoh. Untuk sampai ke terowongan pun sangatlah mudah, akses dari kota Gombong sekitar 25 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat kearah barat hingga menjelang perbatasan dengan Kabupaten Banyumas tepatnya di pertigaan Ijo anda belok ke kiri ke arah Rowokele. Jarak dari pertigaan Ijo sekitar 5 menit. Bila anda dari arah Purwokerto kearah Gombong setelah melewati tugu batas Kabupaten Banyumas dengan Kabupaten Kebumen yang berada dikanan jalan anda belok kanan mengikuti jalan yang sudah beraspal dari jalan utama kira-kira berjarak 2km.

Beragam cerita yang ada mewarnai keberadaan tentang Terowongan Ijo dari cerita mistis maupun cerita sejarah republik. 

Stasiun Ijo adalah stasiun kereta api yang terletak di sebelah barat Stasiun Gombong. Selain sebagai stasiun persilangan, fungsi lainnya adalah sebagai pengontrol terowongan jalur rel (disebut Terowongan Ijo) yang berada di sisi timur stasiun ini. Terowongan Ijo (580 m) dibangun antara tahun 1885-1886 oleh Staasspoorwegen (SS), perusahaan kereta api Hindia Belanda, menembus perbukitan kapur Gunung Malang. Stasiun Ijo jarang disinggahi oleh kereta api, kecuali yang mengalami persilangan dengan kereta api lainnya. Stasiun berperon sisi ini memiliki tiga jalur rel. Pengelolaan stasiun yang terletak pada ketinggian +55 m ini berada di bawah Daerah Operasi V Purwokerto.


0 komentar:

Sering Dibaca

INGKUNG KLUWEK